Meraup Rupiah dari Kembang Ziarah Saat Idul Fitri, 250 Kantung Terjual

oleh

Uri.co.id – Sejak pukul 04.00 WIB, Rabu (5/6/2019), Imas dan Eva sudah bersiap di area pemakaman Semabung, Pangkalpinang. Puluhan kantung kembang ziarah dan air mawar yang dikemas di dalam botol lalu mereka jajakan sejak pagi hari di area pemakaman.

Imas dan Eva adalah penjual kembang ziarah. Sudah tiga kali momen Idul Fitri, keduanya menjadi penjual kembang ziarah.

“Setahun bisa dua kali momen begini. Idul Fitri dan Idul Adha,” kata Imas kepada Uri.co.id.

Pada momen lebaran seperti ini, keduanya bisa menjual sebanyak 200-250 kantung kembang ziarah.

“Kami jualan hari pertama saja. Paling Zuhur sudah habis semua,” kata Imas

Satu kantung kembang ziarah dijual seharga Rp 5 ribu. Sementara satu botol mineral air mawar dijual seharga Rp 10 ribu.

“Lumayan. Buat bayar rumah kontrakan, bayar anak sekolah,” ucap dia.

Selain bersilaturahmi dengan sanak keluarga dan kerabat, masyarkaat Bangka umumnya melaksnakan ziarah kubur pada hari pertama lebaran ini.

Di tempat-tempat pemakaman umum, ratusan warga berduyun-duyun menziarahi makam sanak keluarga mereka.

(Bangka Pos/ Dedy Qurniawan) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!