Simpang Empat Semabung akan Dijadikan Simbol Harmonisasi Muslim dan Konghucu di Babel

oleh

Uri.co.id – Simpang empat Semabung Pangkalpinang akan dijadikan simbol harmonisasi etnis Tionghoa dan umat muslim di Bangka Belitung. Hal ini disampaikan Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman pada sambutannya saat melaksnakan salat Id di Masjid At Taqwa, Semabung Baru, Pangkalpinang, Rabu (5/6/2019) pagi.

Ia berterima kasih dan mengapresiasi masyarakat Semabung Baru yang mengikhlaskan tanah mereka untuk penataan Simpang empat Semabung.

“Ini kami jadikan percontohan dulu. Secara bertahap kami akan memperindah pedestrian, sekaligus taman di kiri dan kanan (jalan). Ini polanya tidak ada pembebasan lahan, karena tanah yang dibangun itu adalah khusus untuk trotoar yang masih milik masyarakat,” kata Erzaldi Rosman.

Penataan akan membuat jalan Simpang empat Semabung tampak lebih lebar.

“Simpang empat Semabung ini akan kami jadikan contoh harmonisasi antara muslim dan konghucu. Yang mana ada Kelenteng dan Masjid di seberangnya,” ucap Mantan Bupati Bangka Tengah itu.

Pemprov rencananya akan menata pemakaman umum Semabung yang ada di sekitarnya. Pemprov juga akan menata kawasan di sekitar Kelenteng Semabung dan membangun menara Masjid At Taqwa yang ada tak jauh dari kelenteng.

“Mohon doa dan dukungannya,” kata dia.

Setelah Simpang empat Semabung, pemerintah juga berencana menata simpang-simpang lainnya.

“Ini memang mau ditata. Simpang empat ini sekitar 100 meter. Setelah ini berhasil, baru simpang berikutnya. Ke arah bandara lama, simpang ke arah Kantor Wali Kota. Setiap simpang empat memang perlu ditata, terutama trotoar. (Di Semabung) ini kan sudah crowded,” kata Erzaldi saat dikonfirmasi soal rencana penataan ini.

(Bangka Pos/ Dedy Qurniawan) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!