Para Pemuda Ini Buktikan Lulus Seleksi Polisi Tak Pakai Uang | Bangka Uri.co.id

Bangka Uri.co.id

Menu

Para Pemuda Ini Buktikan Lulus Seleksi Polisi Tak Pakai Uang

Para Pemuda Ini Buktikan Lulus Seleksi Polisi Tak Pakai Uang
Foto Para Pemuda Ini Buktikan Lulus Seleksi Polisi Tak Pakai Uang

URI.co.id, BANGKA — 249 peserta seleksi calon siswa bintara Polri di Polda Bangka Belitung dinyatakan lulus.

Mereka wajib menempuh pendidikan di SPN Lubuk Bunter Polda Bangka Belitung.

Pendidikan pembentukan Brigadir Polri TA 2017 di SPN Lubuk Bunter akan dibuka resmi oleh Kapolda Babel Brigjen (Pol) Anton Wahono, Rabu (9/8/2017) besok.

Dari seluruh peserta yang lulus, banyak pemuda yang merasa tidak percaya bisa masuk pendidikan Polri tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Sebab, saat mereka akan mendaftar dan mengikuti tes, banyak keluarga, kerabat atau rekan yang pesimis bisa lulus jika tidak memiliki modal uang sogokan.

Tapi hal itu justru memacu mereka untuk menjalani tes secara serius dan melakukan persiapan fisik dan mental.

Sepeti dilakukan Ahmad Mustaqim, anak yatim yang tinggal bersama ibunya seorang.

Sang ibu, Windarti (53) bekerja serabutan untuk menghidupi keluarganya.

Saat pengumuman peserta yang lulus bintara Polri, Ahmad meluapkan kegembiraannya. Dia sujud syukur mencium kaki ibunya.

“Alhamdulillah Yaa Allah, Alhamdulillah Yaa Allah,” ucap Ahmad Mustaqim sembari sesekali merangkul ibunya yang hanya memiliki penghasilan cukup untuk makan sehari-hari.

Sementara sang ibu seperti tidak percaya anaknya lulus seleksi menjadi calon anggota kepolisian.

“Saya tidak pakai uang dan memang tidak ada uang,” ujar Windarti kepada URI.co.id.

Hanya saja, dirinya selalu berdoa meminta kepada Allah SWT agar memberikan yang terbaik buat putranya yang mengikuti seleksi calon polisi tahun 2017.

“Dan Alhamdulillah akhirnya anak saya mampu lulus seleksi,” ucap Windarti sembil terisak menahan air mata.

Beberapa tahun yang lalu, Windarti sering mendengar bahwa seleksi menjadi anggota Polri di Bangka Belitung itu bersih.

“Saya dengar dari ibu-ibu di pasar atau tetangga, ada anaknya atau tetangga yang katanya masuk menjadi anggota Polri di Bangka Belitung tidak membayar sepeserpun.

Saat itu memang dalam hati saya bertanya-tanya, benarkah itu. Tapi setelah saya mengalami sendiri bahwa anak saya, Alhamdulillah juga bisa masuk tanpa harus mengeluarkan duit sepeserpun. Akhirnya saya percaya 100 %, bahkan 1000 % kalau mau masuk menjadi anggota Polri tidak membayar sepeserpun,” kata Windarti.

Hal yang sama dialami anak seorang pemulung, Krisma Ariya Gus Putra yang bisa menjadi polisi di Polda Bangka Belitung.

Anak pasangan Agus Sukamto dan Asri Ariyah warga Pasir Putih Pangkalpinang ini sudah mempersiapkan diri sejak pembukaan pendaftaran belum dimulai.

Setelah dinyatakan lulus, Krisma langsung memeluk bapak dan ibunya saat pengumuman.

“Semoga ini menjadi jalan hidup terbaik bagi saya dan bisa mengangkat derajat orangtua saya sebagai pembuktian jika yang di Atas berkehendak apapun bisa terjadi. Saya ucapkan terimakasih kepada Polri yang telah memberikan kesempatan dan melakukan penerimaan yang bersih, terbuka dan bebas KKN,” kata Krisma. (uri/iska/gustina/SA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Bangka Uri.co.id